Nyanyian
Untuk Sahabat
Oleh Muhammad Hasir
Sempat terlintas melaju dalam pikiran
Berbagai macam warna pelangi di langit
temaram
Tak hanya gulita yang yang enggan meredam
Dalam dinginnya selimut malam
Terkubur dalam sepi yang mencekam
Bersama rinai kesepian yang tak kunjung padam
Dalam malam, satu persatu wajah manismu hadir
Mengusir gundah dalam rangkaian kata yang
terukir
Kebekuan pun mencair
Meresap ke dalam ucapan yang hadir
Sahabat,
Di moment
spesialku ini, kau beri aku kado
istimewa
Bukan birthday
cake yang yang ada lilin diatasnya
Bukan acara gemerlap penuh warna
Bukan kejutan yang tak bermakna
Atau baju dan jam tangan yang mahal harganya
Sahabat,
Di moment
spesialku ini, kau beri aku kado
istimewa
Berupa untaian kata-kata sarat makna
Yang bisa ku reguk budi baik dan hikmahnya
Terukir bait suci doa-doa kepada yang Esa
Pengharapan yang terajut dalam kerja keras
dan usaha
Agar selalu dalam lindungan-Nya
Bersamamu sahabatku tercinta
Terima kasih wahai Sahabat,
Hari ini beribu kado istimewamu sudah ku
terima
Bingkisan yang tak hanya untuk dunia semata
Dengan sigap ku menerimanya
Dalam pagi buta berkabut embun bahagia
Terima kasih wahai Sahabat,
Hanya nyanyian ini yang terbingkis untukmu
Dalam kertas yang berdebu
Di hari ulang tahunku
Dan kini kebahagiaan dan air mata menyatu
Satu per satu terbang melayang diangkasa
Menembus mega-mega melayang ke ujung
cakrawala
Barabai, 16 Juni 2013
Muhammad Hasir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar